Cerita singkat Sejarah & Legenda Karimunjawa

  1. asal usul nama karimunjawa diperkenalkan nyamplungan merupakan karakter folkloric yang menarik terkait dengan pembentukan nama kepulauan karimunjawa. sunan nyamplungan yg bernama orisinil amir hasan merupakan anak menurut sunan muria. perkembangan kehidupan amir hasan berdasarkan kecil hingga dewasa selalu dirusak oleh nyai sunan muria, namun perilaku keseharian amir hasan cenderung nakal. melihat hal-hal yang tidak menguntungkan bagi amir hasan, sunan muria selalu menanamkan semangat disiplin menggunakan mengajarkan dasar-dasar agama islam yg kuat, tetapi kecenderungan amir hasan yg nakal & toleran mengakibatkan sunan muria & nyai sunan muria menetapkan buat pulang. amir hasan diutus sang pamannya, sunan yerusalem, dengan harapan agar pendidikan sunan yerusalem diterima dan kelak sebagai orang yang baik & agamis. amir hasan mulai berubah sebagai pemuda yang baik selama berada pada bawah pengawasan sunan suci, & sangat bersedia mengikuti ajaran/perintah sunan kudus. melihat perkembangan tersebut, amir hasan kemudian balik ke sunan muria karena sunan kudus merasa kompeten buat memimpin & mengajarkan aneka macam ilmu, terutama buat mendalami ajaran islam.

 menerima laporan menurut sunan kudus, sunan muria sangat bahagia anaknya mau mengikuti ajaran orang tuanya, maka berlatih & berusaha, sunan muria memerintahkan emir hasan buat pulang ke pulau yang tampak misalnya zenit gunung muria. seperti kremun – kremun didampingi oleh dua pelayan & menerima 2 biji nyamplung & aneka macam barang buat ditanam: masjid mustaka yang kini   berada di kompleks pemakaman. pada akhir bepergian panjang amir hasan mengarungi samudera , beliau sampai di tempat tujuannya pada sebuah pulau, sesudah itu amir hasan menetap disana dan pulau ini kemudian disebut karimunjawa. pulau yg berwarna krem ​​dan masih merupakan kepulauan jawa ini digunakan menjadi loka tinggal amir hasan, masih ada beberapa pohon nyamplung, sehingga hingga waktu ini rakyat memanggil amir hasan dengan nama “sunan nyamplungan”.

  1. tidak ada patil ke lele waktu itu, nyai sunana muria, waktu melihat anaknya tidak terdapat pada tempat tinggal , bertanya pada sunan muria dan menerima jawaban bahwa amir hasan sudah disuruh menurut rumahnya buat pergi ke sebuah pulau di utara. pulau jawa, sehingga nyai sunan terkejut & pulang memberi makan pada sepanjang jalan, meminta biar untuk masuk. teringat kuliner kesukaan anaknya yaitu ikan lele, nyai sunan membawa selubung ikan lele menggunakan asa dapat membawa keceriaan pada perjalanan. tetapi, ketika beliau menuntaskan pekerjaannya pada pantai, barulah diketahui bahwa amir hasan & 2 pelayannya sudah berlayar & mak   selubung lele sudah dibuang ke laut. kawanan lele kerudung sudah terbawa ombak & insya allah mengikuti perjalanan amir hasan ke pulau tujuan. nir seluruh lele karimunjawa mempunyai kaki, tempat ini sekarang dikenal dengan nama legon lele yang terletak di bagian timur pulau karimunjawa.
  2. siput bolong nyai sunan muria pula mengolah masakan favorit amir hasan yg lain, yaitu masakan bekicot, waktu dia membawa selubung ikan lele mengikuti anaknya ke pantai jepara. kekesalan nyai sunan muria karena nir bisa menjangkau putranya yg sedang dalam perjalanan ke karimunjawa, dipadamkan dengan melemparkan umpan lele dan bekicot ke laut. sama misalnya memakai pecel lele, dapur bekicot ini pula terdampar di perairan karimunjawa, sehingga legon lele ini mempunyai keistimewaan yaitu mempunyai lubang di bagian belakang & terkenal menggunakan nama “siput bolong”.
  3. ular buta dikisahkan bahwa ketika amir hasan yg kemudian dikenal sebagai sunan nyamplungan datang pada karimunjawa, dia memasuki daratan untuk mencari tempat menarik buat memperdalam ajaran kepercayaan islam, sekaligus buat memperdalam ajaran. berdasarkan kepercayaan  islam. waktu mengembangkan mereka. waktu dia berjalan, seekor ular rendah & sangat berbisa mencoba menggigitnya, namun nir berhasil. akibatnya, sang sunan sebagai marah atas kejadian tersebut dan mengutuk ular tersebut menjadi buta lantaran dianggap bisa menggigit siapa saja. spesies ular yang sebelumnya dikenal menggunakan nama “edor snake” ini buta dan seringkali tidak mampu berkecimpung pada siang hari.
  4. kayu tuhan daru bila kita mengunjungi makam sunan nyamplungan yg terletak di atas gunung karimunjawa pada sebelah utara, kita menemukan dua pohon yg sangat akbar pada pintu gerbang dan mereka dikenal menjadi “kayu ilahi” oleh penduduk setempat. berdasarkan kepercayaan generik yg masih dianggap, kayu dewadaru masih disakralkan & mempunyai harta sendiri, merupakan orang yang menyimpan kayu pada kediamannya, orang yg menyimpannya akan diselamatkan dari ancaman pencuri/orang buat bertindak. buruk. waktu kayu dewadaru ini ditaruh di air, nir mengapung misalnya jenis pohon lainnya, namun pohon tadi tenggelam & nir seluruh orang berani mengeluarkan kayu dewadaru dari pulau karimunjawa lantaran takut akan bahaya yang akan ada selama bepergian.
  5. kayu setigi dikatakan di atas bahwa karimunjawa dalam ketika itu merupakan gurun yang belum terjamah manusia. masih tumbuh flora & satwa liar/satwa liar dan satu-satunya serangga adalah jenis ular edor. syahdan kabarnya amir hasan (sunan nyamplungan) pernah digigit ular berbisa pada tengah perjalanannya saat melintasi hutan, tetapi nampaknya gigitan ular tersebut nir mampu melemahkan kekuatan sunan nyamplungan. setelah digigit, oleh sunan menjadi murka dan berkata bahwa dia lebih senang pergi ke ular, memegang tongkat kayu sampai panjangnya. alhasil, menurut penuturan sunan, ular tadi menjadi rabun. catatan khusus: apabila air ditambahkan, pohon setig akan tenggelam ke dasar & jua dapat menyerap racun hewan.
  6. kayu kalimasada selain 2 jenis pohon, kayu dewadaru dan kayu setigi, ada jenis pohon lain yang sama-sama mempunyai keberuntungan dan legenda pohon ini dianggap kayu kalimasada. padahal, selama oleh sunan berada di karimunjawa, banyak peristiwa/insiden legendaris yang sulit dipahami dengan logika dan pemikiran layaknya orang biasa. terdapat yg beropini bahwa kayu pula bisa dipakai oleh orang-orang yang memanfaatkan menggunakan baik tata cara memanjatkan doa/mantra sinkron menggunakan keinginannya.

 potensi spesifik karimunjawa taman bahari nasional karimunjawa merupakan bagian menurut kabupaten jepara yang terdiri berdasarkan 1 kecamatan, 3 desa dan 27 pulau suku (lima pulau berpenghuni, 22 pulau kosong), sedangkan jepara karimunjawa berjarak 48 mil laut. .

atraksi khusus buat wisatawan taman bahari nasional karimunjawa memiliki pesona tersendiri & sangat cocok buat “wisata bahari”. berbagai atraksi unik dapat kita temukan antara lain: – pemandangan laut yang latif misalnya danau menggunakan kombinasi pulau-pulau yg tersebar sejauh mata memandang. disertai dengan air laut yg jernih nir bernoda (tidak tercemar). – pasir putih yg luas membentang ke pantai dan semua pulau. -paripurna buat hiking, snorkeling, menyelam, memancing/memancing, mendayung, dll. – menikmati estetika biota bahari dengan memakai berbagai jenis ikan hias & banyak sekali jenis koral bahari yg menarik. – terdapat jenis fauna langka seperti rusa, trenggiling, landak, ular edor, bhurung garuda & lele patilless. – gunung memakai reboisasi pada ruangan, pohon perawan. – anda bisa melihat hiu, kerapu, lemuna, teripang pada dalam sangkar, harap membawa makanan (ikan kecil) buat diberikan kepada ikan ini. – apabila anda bepergian dengan kapal, anda dapat melihat lumba-lumba pada sebelah kapal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *